Lissa V Suka Honor Cash

Banyaknya kasus honor penyanyi dangdut disita KPK karena disinyalir didapat dari hasil korupsi pejabat, membuat jebolan KDI Star Lissa V berhati-hati dalam menerima job dari pejabat.

“Saya berjaga-jaga dari kemungkinan itu. Makanya setiap dapat job manggung dari pejabat daerah maupun di Jakarta, saya nggak mau bayarannya ditransfer melalui rekening. Saya minta cash. Semingggu sebelumnya bayar 50 persen, dan sehari sebelum manggung dilunasi. Biar aman,” kata Lissa V yang ditemui saat  syuting video klip single Curiga Tapi Sayang di Jl.  Wijaya, Jakarta Selatan, Jumat (11/4).
Bayaran cash itu, tambah Rissa, dilakukan untuk menghindari agar tak diseret oleh KPK. Karena honor yang diterima itu murni hasil bayaran menyanyi, bukan bagian dari politik cuci uang. Lissa yang sebelum rekaman serta ikut KDI Star hanya dibayar Rp250 ribu sekali manggung, kini naik drastis. Dia mematok tarif lumayan besar.
“Saya sih  profesional saja. Tarif manggung sekarang sekitar Rp10 juta untuk empat lagu,” akuinya. Itu honor bersih. Artinya belum termasuk ongkos pulang pergi serta hotel dan makan. Meski pasang tarif lumayan tinggi, toh tawaran manggung dari pejabat daerah dan pengurus parpol sangat banyak. Untuk bulan Juli saja sudah ada tawaran manggung ke Lampung, Solo dan kota-kota lainnya.
Lisa sadar betul saat ini musik dangdut kembali naik pamor. Tetapi dia tidak ingin tampil sebagai penyanyi dangdut yang mengumbar tubuh atau goyang sensual. “Ini musim dangdut. Kita harus menjaga citranya. Mudah-mudahan penyanyi dangdut yang lain tidak tampil seronok,” harap pemilik goyang Semar ini.

No comments:

Post a Comment